Harimau Sumatera Melahirkan di Areal PLTA Kerinci

July 13th, 2011 by admin No comments »

Liputan6.com, Jambi: Barangkali demikian sulitnya bagi harimau Sumatera untuk mencari tempat melahirkan yang cocok dengan habitatnya akibat habisnya hutan. Itulah yang mungkin terjadi ketika warga dan pekerja proyek PLTA Kerinci di Desa Air Mlancar, Kecamatan Batang Marangin, Kabupaten Kerinci, Jambi melihat seekor harimau Sumatera hendak melahirkan. Harimau betina itu terlihat di kebun seorang warga.

“Kami melihat seekor Harimau Sumatera yang akan melahirkan di tengah kebun sawit tak produktif di sekitar lokasi proyek pada April lalu,” ungkap Arfan (27) salah seorang staf proyek, di Kerinci, Sabtu (7/5).

Para pekerja memang sering bertemu seekor harimau hamil lalulalang di kebun dan ladang atau di sekitar areal proyek. “Setelah beberapa saat tidak terlihat barulah diketahui harimau betina itu telah melahirkan dua ekor anak di sebuah lembah dalam areal kebun sawit dekat lokasi proyek,” papar seorang warga. Anak-anak harimau pun bertambah makin besar dan kadang terlihat kesasar di kawasan dekat areal proyek. Tentu saja, para pekerja tak berani mengembalikan anak-anak harimau Sumatera itu ke habitatnya.

Kawasan Muaro Imat Kecamatan Batang Merangin memang merupakan salah satu kawasan teritorial bagi satwa Harimau Sumatera (Panthera Tygris Sumatrae). Kawasan tersebut merupakan kawasan penyangga bagi hutan TNKS. Selain Muaro Imat kawasan pematang bukit Lempur (Kerinci) hingga Tanjung Kasri (Jangkat, Merangin) dan Tapan-Muko-muko (Bengkulu) adalah teritorial utama satwa pemakan daging tersebut.

Harimau Sumatera hingga kini sering terlihat berjalan-jalan di kawasan sekitar Muaro Imat, Kecamatan Batang Merangin dan di area Tanjung Kasri di daerah perkampungan warga. Binatang ganas itu tampak seperti jinak dan tak mengganggu manusia. (ANT/Vin)

Offroader Kerinci Rajai Padang

July 13th, 2011 by admin No comments »

Sumbar Bhayangkara Offroad 2011

Off Road

Off Road

Padang, Padek – Offroader tuan rumah yang semula digadang-gadangkan bakal menjuarai ‘Lintang Enam Sumbar Bhayangkara Offroad (LESBOR) 2011’, ternyata tak mampu mengimbangi apalagi mengungguli kelihaian menggemudi dari para offroad luar Sumbar.

Satu bukti menunjukkan di iven kemahiran mengemudikan jip di trek ekstrim, yang digelar Lintang Enam bersama IOF dan Polda Sumbar, (8-10 Juli), secara mengejutkan dijuarai offroader Oris Qincai/Dedi Matto (061) dari Kerinci Offroad Club.

Tim Oris membukukan total 561 poin dan menasbihkan sebagai juara umum di semua kelas yang diperlombakan, yakni pemula, 2500cc ke bawah dan 2500 cc ke atas.

Sedangkan diposisi kedua ditempati Alex/Sufri (025) dari Solok Jeep Club dengan 528 poin, disusul Vincent/Hidir Ardilan (002) dari Palembang dengan 515 poin.

Dalam perlombaan hari terakhir yang dilaksanakan di Pantai Purus, Danau Cimpago, Padang, Minggu (10/7), semua peserta diharuskan menyelesaikan etape terakhir yang dikemas dalam bentuk trail games di trek pasir pantai. ”Kali ini kami sajikan dalam bentuk slalom dan speed offroad,” ungkap Greeffionk Kamil, Master Track yang didatangkan pihak PT Nusantara Indah Makmur (NIM) selaku distributor produk Lintang Enam dari Jakarta.

Ada dua heat yang harus dilalui offroader. Sebagai patokan, diberi tanda bendera merah dan kuning. Merah berarti belok ke arah kanan, sedangkan kuning untuk belok kiri.

Namun, usai briefing peserta, sekitar jam 9.25 WIB, tiba-tiba angin kencang bertiup menerbangkan payung-payung tenda yang ada di pantai, lalu disertai hujan lebat. Hanya berselang 18 menit kemudian, hujan reda, dan kompetisi dapat dimulai yang banyak ditonton masyarakat penggemar offroad.

Sekitar jam 15.00 WIB, hasil lomba sementara dikeluarkan panitia perlombaan. Setelah masa protes 30 menit dilalui, maka hasil resmi pun ditetapkan.

Selain juara umum, panitia juga pengumuman pemenang untuk kelas A (mesin di bawah 2.500cc) adalah Oris Qincai/Dedi Matto (061) dari Kerinci Offroad Club, disusul Alex/Sufri (025) dari Solok Jeep Club dan Assuhatri/Eryanto (053) dari Top Team Sijunjung, dan Yoga/Dedi (016) dari Pasaman Barat Offroad Club (PBOC) ditempat keempat.

Yang perlu dicatat, Alex yang masih berusia 17 tahun sempat memimpin lomba dengan poin tertinggi pada hari Jumat (8/7) setelah melewati 2 SCS (Special Competition Stage) di daerah Sungai Bangek, Kel. Balai Gadang, Kec. Kototangah. Alex memang offroader junior yang membuat kagum penonton sekaligus diincar offroader lainnya ketika tampil di trek.

Sementara itu, di kelas B (mesin di atas 2.500cc) keluar sebagai pemenang pertama Vincent/Hidir Ardilan (002) dari Palembang, disusul tempat kedua Ferry Amir/Cannon (059) dari tim Badak Batusangkar. Posisi ketiga diisi Buhari/Plambang (099) dari Jambi Jeep Club, disusul Antony Wijaya/Iwan (051) dari Kerinci Offroad Club ditempat ke-4.

Menariknya, Vincent adalah satu-satunya peserta asing. Vincent adalah warganegara Inggris yang sekarang menetap di Palembang.
Untuk kelas standar pemula (pra-ekstrem), Zulhendra/Dodon (147) dari tim DJ 4×4 Dharmasraya keluar sebagai pemenang pertama. Posisi kedua ditempati Poyon/Alim (102) dari Malanyah Padang Panjang. Posisi ketiga Heri/Yanto (150) dari Sago 4×4 Payakumbuh dan Hen/Agus (111) dari Solok Jeep Club ditempat ke-4.

”Syukurlah semua berjalan sukses. Nantikan iven Lintang Enam selanjutnya pada minggu ketiga Oktober di Lubukbasung,” ungkap Regional Manager PT NIM, Dasmir usai perlombaan sambil mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu.
Ini menjadi iven yang ditunggu-tunggu offroader dengan kejuaraan serial.

Sebab, harus tampil pada semua seri agar tidak kehilangan poin kejuaraan. Menurut rencana, Lintang Enam akan membuat sebanyak 4 seri sepanjang tahun 2011-2012, dimana seri pertama di Lubuk basung, seri kedua di Dharmasraya, seri ketiga di Payakumbuh dan seri ke-4 kemungkinan di Padang. (*)
Sumber : Koran Padang Express

Cephalgia Sakit Kepala Kronis?

March 1st, 2011 by admin No comments »

CEPHALGIA
Pendahuluan
Cephalgia atau nyeri kepala termasuk keluhan yang umum dan dapat terjadi akibat banyak sebab yang membuat pemeriksaan harus dilakukan dengan lengkap. Sakit kepala kronik biasanya disebabkan oleh migraine, ketegangan, atau depresi, namun dapat juga terkait dengan lesi intracranial, cedera kepala, dan spondilosis servikal, penyakit gigi atau mata, disfungdi sendi temporomandibular, hipertensi, sinusitis, dan berbagai macam gangguan medis umum lainnya. Walaupun lesi structural jarang ditemukan pada kebanyakan pasien yang mengalami cephalgia, keberadaan lesi tersebut tetap penting untuk diwaspadai. Sekitar satu pertiga pasien tumor otak » Read more: Cephalgia Sakit Kepala Kronis?

Virus Enterobacter sakazakii, dan Bagaimana Mengantisipasinya

February 17th, 2011 by admin No comments »

Belakangan banyak tersebar dalam berita di berbagai media mengenai Produk Susu Formula yang mengandung bakteri Sakazaki sebenarnya apa siy bakteri Sakazaki tersebut. Sekilas tentang Sakazaki : Enterobacter sakazakii merupakan bakteri gram negatif anaerob fakultatif, berbentuk koliform (kokoid), dan tidak membentuk spora. [2] [3]. Bakteri ini termasuk dalam famili Enterobacteriaceae [4]. Sampai tahun 1980 E. sakazakii dikenal dengan nama Enterobacter cloacae berpigmen kuning. [5]. Pada tahun 1980, bakteri ini dikukuhkan dalam genus Enterobacter sebagai suatu spesies baru yang diberi nama » Read more: Virus Enterobacter sakazakii, dan Bagaimana Mengantisipasinya

Jalan Provinsi Bangko-Kerinci Akankah Diperbaiki sebelum Pelaksanaan MTQ di Kerinci?

February 3rd, 2011 by admin 1 comment »
Jalan Provinsi Bangko-Kerinci saat Longsor

Jalan Provinsi Bangko-Kerinci saat Longsor

Pelaksanaan MTQ ke-41 Tingkat Provinsi Jambi akan di laksanakan sebentar lagi, di perkirakan sekitar akhir April 2011 atau awal Mei 2011, Jadwal pasti belum di putuskan oleh LPTQ Provinsi Jambi.

Pada tanggal 02 Februari 2011 kemarin telah dilaksanakan Pelantikan Pengurus LPTQ Prov. Jambi sekaligus Rakerda ke-41 LPTQ Prov. Jambi tahun 2011 yang di pimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi H.Fachrori Umar.

Sekda Kerinci, Drs. H. Dasra, MTP selaku Ketua LPTQ Kab. Kerinci saat penyampaian Laporan Persiapan tuan rumah MTQ tingkat Prov. Jambi ke-41, menyebutkan perkenaan Gubernur Jambi melalui Wagub. Jambi yang hadir pada saat itu, untuk perbaikan Jalan Bangko-Kerinci yang saat ini sedang dalam proses Tender tersebut agar di prioritaskan pengaspalan di tanjakan-tanjakan jalan baru Muaro Imat, mengingat tanjakan-tanjakan terjal tersebut sangat rawan di lalui oleh kendaraan apalagi saat hujan, Sekda juga mengingatkan kepada Bappeda Prov. jambi yang hadir pada acara tersebut, agar Paket Proyek Jalan Bangko  Kerinci ini benar-benar terealisasi pisiknya sampai ke Sanggaran Agung”

“sering di temui truk-truk pengangkut sayur dan hasil tani yang melewati jalan tersebut seringkali melangsir barang-barang bawaannya, separoh muatannya dibongkar di bawah tanjakan, separohnya lagi di bongkar saat mobil telah sampai di atas jalan yang datar, dan mobil kembali menjemput sisa muatan yang telah di bongkar tadi” tambah Sekda Kerinci.

Wakil Gubernur Jambi H.Fachrori Umar berjanji akan meneruskan keluh kesah masyarakat Sungai Penuh Kerinci ini ke Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus, “InsyaAllah dalam waktu dekat setelah proses tender ini, akan kita prioritaskan Jalan jalan yang rawan agar Transportasi ke Kerinci saat pelaksanaan MTQ dapat di lalui oleh kontingen Kabupaten/Kota dengan aman dan Lancar.